3 Tempat Bersejarah di Yogyakarta yang Akan Mengantarkan Anda ke Masa Lalu

413

Kutipan.Net – Yogyakarta memiliki jejak sejarah yang panjang sejak zaman kolonial Belanda hingga masa perjuangan setelah kemerdekaan. Saksi sejarah yang masih dapat Anda lihat saat ini berupa gedung-gedung, situs, dan dokumen sejarah yang tersimpan dalam museum di seantero Daerah Istimewa Yogyakarta. Berwisata sambil menapak tilas jejak sejarah dapat Anda lakukan di 3 tempat bersejarah di Yogyakarta ini. Sambil menyimak ulasan tempat wisata ini, jangan lupa untuk mencari tiket pesawat online di agen travel terpercaya ya.

1. Keraton Yogyakarta

Keraton Jogja
Source : seputarjogjakarta

Keraton Jogja atau Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat merupakan kompleks istana Kasultanan Yogyakarta. Sebagian kompleks bangunan keraton masih digunakan sebagai tempat tinggal sultan dan keluarga hingga kini. Sementara sebagian kompleks keraton lainnya digunakan untuk menyimpan koleksi benda-benda pusaka. Keraton Yogyakarta dibangun pada tahun 1755 oleh Sri Sultan Hamengkubuwono I setelah adanya perjanjian Giyanti yang memisahkan Mataram menjadi dua yaitu Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta. Kompleks keraton meliputi alun-alun, bangsal Siti Hinggil, pelataran Kemadhungan, pelataran Sri Manganti, bangsal Sri Manganti, bangsal Trajumas, pelataran Kemagangan, pelataran Kedhaton, tratag, pendopo, peringgitan, gerbang berjumlah 9 buah, dan paviliun di dalamnya. Terdapat dua loket pintu masuk ke keraton yaitu di Tepas Keprajuritan dan Tepas Pariwisata. Setelah masuk ke dalam keraton, Anda dapat melihat kegiatan abdi dalem yang bertugas. Anda pun dapat melihat koleksi barang-barang peninggalan keraton di berbagai ruangan seperti keramik, senjata, barang pusaka, batik, dan diorama. Karena difungsikan juga sebagai pusat kebudayaan Jawa, pada hari-hari tertentu Anda dapat menyaksikan pertunjukan seni seperti wayang kulit, musik gamelan, tarian tradisional, dan wayang orang.

2. Stasiun Tugu

Stasiun Tugu

Stasiun Kereta Api Tugu juga merupakan tempat bersejarah di Yogyakarta. Mulanya stasiun tersebut dibangun sebagai fasilitas untuk kereta api pengangkut hasil bumi di Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi, baru kemudian digunakan untuk singgah kereta api penumpang. Arsitektur bangunan dan detail interiornya yang kental dengan nuansa Eropa di masa kolonial, seakan membawa Anda berkelana ke masa lalu. Stasiun Tugu yang mulai dioperasikan pada 2 Mei 1887 ini memiliki fasilitas loket tiket, peron, ruang tunggu, restoran, minimarket, musala, toilet, tempat pemesanan hotel, tour & travel, parkir, dan tempat penitipan kendaraan bermotor yang menginap.

3. Kotagede

Kotagede Jogjakarta
Source : balistarisland

Kotagede adalah tempat bersejarah yang menjadi saksi kelahiran Kerajaan Mataram Islam. Berdirinya Kotagede diprakarsai oleh Ki Ageng Pamanahan pada tahun 1575 dengan membuka desa di kawasan hutan sebagai pemukiman. Selanjutnya desa yang dibuka tersebut dipimpin oleh Senopati Ing Alaga, putra dari Ki Ageng Pamanahan yang kemudian menjadi Raja Mataram Islam pertama dengan gelar Panembahan Senopati. Sejak itu, Kotagede yang semula hanya sebuah desa pun menjadi pusat pemerintahan Mataram. Saat ini Kotagede dikenal sebagai sentra kerajinan perak dan batik. Bentuk rumah dan bangunan di kawasan tersebut unik dan berbeda dari rumah khas Jawa pada umumnya. Bangunan dikelilingi oleh tembok tebal dan tinggi yang berfungsi sebagai benteng pada masa kerajaan Mataram Islam.

Salah satu bangunan bersejarah di sini yaitu Masjid Kotagede yang merupakan masjid tertua di Yogyakarta. Lokasi masjid berada di sebelah selatan pasar, tepatnya di Jalan Watu Gilang, Kotagede. Masjid Kotagede berbentuk limasan, memiliki bedug yang sudah berumur ratusan tahun dan mimbar dari zaman Sultan Agung yang merupakan hadiah dari Adipati Palembang. Dibangun pada tahun 1640, Masjid Kotagede masih digunakan sebagai tempat ibadah umat Islam hingga saat ini.

Demikian tiga dari sekian banyak tempat wisata bersejarah di Yogyakarta yang dapat dikunjungi. Jika ingin berkunjung ke Yogyakarta dengan cepat dan nyaman, sebaiknya Anda menggunakan jalur udara. Terdapat beberapa maskapai penerbangan yang beroperasi di Bandara Adi Sucipto Yogyakarta, salah satunya Citilink. Anda dapat mengakses website Airy untuk mendapatkan informasi dan memesan tiket Citilink murah loh.

SHARE