Ini Beberapa Saran Sukanto Kepada Pebinis Muda yang Ingin Sukses

494

Kutipan.net – Semua pebisnis pasti ingin sukses. Ada banyak cara untuk menggapainya. Salah satunya dengan mendengarkan saran dari pengusaha kenamaan yang sudah kenyang pengalaman. Ingin seperti itu? Cobalah dengan sejumlah masukan dari pengusaha Sukanto Tanoto.

Sukanto Tanoto
Source: RGEI

Ia adalah salah satu pebisnis tersukses di Indonesia. Sukanto Tanoto berhasil mengembangkan Royal Golden Eagle dari nol menjadi korporasi skala internasional beraset 15 miliar dollar Amerika Serikat.

Kerja kerasnya itu membuka kesempatan kerja bagi sekitar 60 ribu karyawan yang bekerja di berbagai cabang perusahaannya. Mereka ada di Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Tiongkok, Brasil, Finlandia, hingga Kanada.

Padahal, Sukanto Tanoto hanya berasal dari keluarga sederhana. Lahir di Belawan pada 25 Desember 1949, ia sempat putus sekolah. Bahkan, pada usia 18 tahun, Sukanto Tanoto sudah harus bekerja mengelola toko keluarganya demi menyambung hidup.

Namun, pengalaman hidup yang berwarna tersebut malah membuat Sukanto Tanoto sukses. Ia berhasil menjadi perintis berbagai industri sumber daya alam di Indonesia. Lihat saja, Royal Golden Eagle termasuk perusahaan pendahulu yang terjun dalam bisnis kelapa sawit, kayu lapis, maupun pulp and paper di negeri kita.

Ketiga bidang tersebut hingga kini masih ditekuni oleh Sukanto Tanoto. Namun, seiring waktu, Royal Golden Eagle malah semakin memperbanyak varian bisnis digeluti. Sekarang mereka juga berkecimpung dalam industri selulosa spesial, viscose staple fibre, hingga pengembangan energi.

Beragam kesuksesan itu membuat Sukanto Tanoto mendapat julukan sebagai Raja Sumber Daya. Sebutan itu memperlihatkan kelihaiannya dalam mengembangkan bisnis. Namun, Sukanto Tanoto tidak pelit berbagi ilmu. Ia bahkan rela membagi sejumlah saran agar para pebisnis muda bisa mengikuti jejaknya.

Apa saja saran yang diberikan oleh Sukanto Tanoto? Berikut ini beberapa di antaranya.

Pilih Bidang yang Pas

Saran pertama Sukanto Tanoto terhadap para pebisnis muda yang tengah merintis usaha terkait dengan bidang yang digeluti. Menurut Chairman Royal Golden Eagle itu, semua industri punya prospek yang setara. Kuncinya hanya tinggal ketekunan dan kerja keras untuk membesarkannya. Oleh karena itu, tidak ada satu bidang yang lebih baik dibanding yang lain.

Sukanto Tanoto akhirnya menyarankan kepada pebisnis muda untuk memilih bidang yang dirasa paling cocok dengan diri mereka. Ini menjadi modal awal bagi mereka untuk memulai perjalanan usaha.

“Saya akan mengatakan kepada mereka (pengusaha muda, Red.) untuk memilih industri yang paling cocok bagi mereka. Selain itu, mereka seharusnya memiliki ketertarikan, memahami industri tersebut, dan menempa diri agar terus maju,” ucap Sukanto Tanoto.

Singkat kata, pemilihan bidang yang pas akan sangat penting. Pasalnya, mengelola bisnis merupakan perjalanan yang tak pernah henti. Kondisinya mirip seperti perjalanan yang tak berujung.

Oleh sebab itu, kemampuan dan ketertarikan terhadap bidang bisnis sangat krusial. Jika menyukai industri yang digeluti, pengusaha akan terus bersemangat dalam berjuang membesarkan bisnisnya. Halangan dan tantangan akan dihadapi. Begitu pula halnya jika cakap dalam area tersebut. Tentu masalah bisa secara gampang diatasi.

Anda sudah menemukan bidang yang ingin ditekuni? Segera cari yang dikuasai. Lebih baik lagi jika dilengkapi dengan ketertarikan dalam bisnis tersebut. Kalau bisa mengidentifikasinya, niscaya perjalanan bisnis Anda akan lebih mudah.

Bersiap Mulai Dari Bawah

Para pengusaha pasti tertarik mengikuti jejak para pebisnis sukses seperti Sukanto Tanoto. Melihat kiprah sosok-sosok seperti itu seperti melihat magis. Setiap putusannya terlihat jitu dalam mengembangkan bisnisnya.

Salah satu contohnya adalah Sukanto Tanoto. Pasti banyak pebisnis muda yang bermimpi mampu membesarkan bisnisnya seperti Royal Golden Eagle. Terkait hal tersebut, Sukanto Tanoto memiliki saran sederhana. Menurutnya siapa saja bisa seperti dirinya. Syaratnya hanya satu, yakni bersiap memulai semuanya dari bawah.

“Mulai dari yang kecil di awal. Meskipun hal-hal paling sulit selalu di awal, ambillah langkah pertama. Jadilah praktis, realistis, dan cukup rendah hati untuk belajar dari orang lain,” saran Sukanto Tanoto.

Sukanto Tanoto tidak asal bicara. Ia memang sudah membuktikannya sendiri. Royal Golden Eagle dirintisnya dari nol hingga besar seperti sekarang. Kala itu, Sukanto Tanoto berkecimpung dalam industri general contractor and supplier. Klien utamanya adalah industri perminyakan. Namun, Sukanto Tanoto ingin membuka bisnis di bidang lain supaya para karyawannya terus dapat bekerja. Akhirnya ia menemukan industri kelapa sawit sebagai awal.

Padahal, Sukanto Tanoto tidak tahu persis bidang tersebut. Tapi, hal itu tidak membuatnya mundur. Ia segera memulainya setelah memperhitungkan berbagai aspek. Sekarang Royal Golden Eagle menjadi pemain penting dalam bidang industri tersebut.

Kisah senada juga dilakukan oleh Sukanto Tanoto dalam berbagai bisnis yang diterjuni oleh Royal Golden Eagle, Ia tak takut memulai langkah pertama dan melakukannya dari nol. Namun, justru itulah yang membuatnya sukses.

the Founder and Chairman of RGE
Source: Sukantotanoto.net

Mau Terus Belajar

Bisa jadi Anda sudah memulai langkah pertama. Bisnis Anda telah berjalan, bahkan terus membesar. Dalam kondisi seperti ini, Sukanto Tanoto menyarankan kepada para pebisnis agar tidak mengendurkan semangat untuk terus belajar.

Mengapa seperti itu? Seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya, mengelola bisnis mirip seperti melakukan perjalanan panjang. Semua seperti tidak ada ujungnya. Jadi, ketika seorang pengusaha memulai usaha akan selalu ada tantangan berbeda yang dihadapi. Oleh karena itu, kemauan keras untuk selalu belajar sangat krusial.

“Berpikir, bertindak, dan belajar secara terus-menerus. Bertindak setelah berpikir, belajar dari kesalahan, kemudian berpikir, bertindak, dan belajar semuanya lagi,” ucap Sukanto Tanoto.

Sukanto Tanoto secara konstan mampu melakukannya. Tengok saja, ia menerjuni berbagai bidang bisnis yang berbeda-beda. Bahkan, awalnya ia tak memahaminya sama sekali. Namun, karena mau terus belajar, Sukanto Tanoto akhirnya paham dan fasih dalam bidang tersebut. Itulah yang akhirnya mampu membawa Royal Golden Eagle meraih kesuksesan.

Jadi, maukah kalian terus belajar sepanjang hidup?

Pantang Berpuas Diri

Harapan pebisnis pasti meraih kesuksesan. Bisa jadi Anda sudah mendapatkannya. Usaha yang digeluti berjalan lancar dan membuahkan hasil maksimal. Namun, dalam momen seperti ini, Sukanto Tanoto menyarankan agar jangan cepat berpuas diri. Itulah kunci kesuksesan yang penting.

“Bila Anda telah membuat 1 juta dollar pertama, Anda harus membuat rencana untuk membuatnya menjadi sepuluh kali lipat, bahkan seratus kali lipat. Prioritas dan strategi bervariasi selama berbagai tahap pengembangan bisnis. Anda harus menyesuaikan dan mengubah pada saat yang tepat,” ucap Sukanto Tanoto.

Ia bermaksud menyatakan bahwa dalam dunia bisnis, kesempatan untuk bertumbuh semakin besar tidak terbatas. Ada saja sisi yang dapat dikembangkan. Entah dengan menambah pendapatan atau malah memulai usaha baru. Kalau sudah berpuas diri, bagaimana mungkin seseorang bisa berkembang lebih baik? 

Sukanto Tanoto mencontohkannya secara nyata. Pada umur 26 tahun, ia sudah menjadi miliuner dalam bidang general contractor and supplier. Namun, ia tak berpuas diri. Sukanto Tanoto memilih terjun ke bidang baru yang akhirnya mendorongnya terjun ke dalam industri sumber daya alam.

Itulah sejumlah saran yang diberikan oleh pengusaha Sukanto Tanoto kepada para pengusaha muda. Anda dapat mengikutinya jika ingin meraih kesuksesan dalam dunia usaha.

SHARE